5 Tahapan yang Harus Dilalui Dalam Menerbitkan Buku

5 Tahapan yang Harus Dilalui Dalam Menerbitkan Buku

5-tahapan-yang-harus-dilalui-dalam-menerbitkan-buku

Bagi Anda yang memiliki aneka jenis cerita entah itu ada di blog Anda maupun tersimpan rapih di laptop Anda ada baiknya untuk mencoba menerbitkan cerita Anda menjadi sebuah buku. Sekarang ini, tak ada yang tak mungkin untuk menerbitkan buku dengan mudah. Saat ini sudah ada banyak sekali penerbit-penerbit yang bisa menjadi tempat buku Anda terbit sehingga tak akan menjadi mustahil Anda bisa melihat buku anda terpampang dengan rapih di rak-rak pada toko buku. Namun, sebelum menajdi sebuah buku, ada 5 tahapan yang sebaiknya anda tahu sebelum menerbitkan buku.

Prewriting

Tahapan pertama yang harus dilewati oleh seorang penulis jika ingin membuat dan bahkan sampai menerbitkan sebuah buku adalah tahapan prewriting cara menerbitkan buku sendiri. Tahapan ini merupakan tahap yang paling dasar sebelum seorang penulis mulai mencurahkan segala ide creative yang ia miliki. Pada tahapan ini, seorang penulis harus menemukan ide dasar yang akan dia buat menjadi sebuah buku, jika buku tersebut merupakan buku fiksi maka harus menemukan ide apakah cerita tersebut bercerita tentang romantisme, persahabatan atuapun ide lainnya.

Drafting

Tahapan kedua yang harus dilewati oleh seorang penulis adalah tahap drafting. Pada tahapan inilah seorang penulis akan mulai menulis dan mencurahkan segala ide yang ia miliki. Saat ini seorang penulis akan menumpahka segala ide dan kreativitas dengan bebas. Menulis dengan pilihan bahasa yang baik, kata yang indah hingga kemampuan imajinasi yang kreativ akan dituntut pada tahapan yang satu ini. Pada proses ini pula seorang penulis diharuskan mampu menulis tulisan yang bisa menarik pembaca. Hasil dari tahapan ini penulis akan mendapatkan draft pertamanya.

Revising

Tahapan ketiga adalah Revising. Pada tahapan ini seorang penulis akan memperbaiki draft pertama yang dibuat sebelumnya. Pada tahapan ini penulis harus memperbaiki segala kekurangan yang ada pada draft pertama. Pada saat tahapan revising penulis akan tahu apa saja yang kurang dan perlu ditambahkan pada tulisannya, seorang penulis bisa menambahkan ataupun menghilangkan hal-hal yang dirasa kurang bagus untuk cerita. Pada tahapan revising, penulis akan memperbaiki draft yang dibuat hingga menghasilkan draft kedua.

Editing

Tahapan keempat, Editing. Setelah melalui proses revising maka berikutnya penulis akan masuk ke tahapan editing dimana proses ini penulis akan memperbaiki kesalahan pada tanda baca, pola kalimat ataupun tata bahasa yang ada pada draft. Saat proses ini, ada baiknya jika penulis mengedit sendiri tulisan yang ia buat sebab meskipun akan di edit oleh editor dari penerbit, melakukan edit sendiri bisa lebih meyakinkan.

Publishing

Setelah melalui empat tahapan, berikutnya akan masuk ke tahapan terakhir yaitu publishing. Tahapan ini merupakan tahapan dimana buku yang sudah direvisi akan diterbitkan dengan melalui beberapa tahapan seperti tambahan ilustrasi, layout atuapun sampul dan sebagainya. Jika sudah, maka buku pun siap untuk diproses penerbitan.